Senin, 15 September 2014

resensi cerpen



Resensi Cerpen tugas Bahasa Indonesia
A.    Identitas Cerpen
1.   Judul                                :  Sepasang Mata Dari Balik Dedaunan
2.   Nama Pengarang             :  Raisya Rasyana
3.   Penerbit                           :  KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR
4.   Tebal buku/ halaman       :190 halaman
5.   Cetakan                           : Januari 2012
6.   Cerpen yang diresensi     : Sepasang Mata dari Balik Dedaunan
B.     Pendahulan
Biodata pengarang
Nama                                   : Raisya Rasyana
Tempat Tanggal Lahir          : Sukabumi,10 Maret 1997
Nama Ayah                          : lim Abdul Karim
Nama Ibu                             : Ros Rosidah
Anak ke                               : pertama dari 3 bersaudara
Prestasi yang diraih              : Juara 2 tingkat Provinsi Jawa Barat dalam lomba FLS2N
                                               Juara 3 lomba menulis cerpen Gebyar Smantie Cup
Alasan pengarang mengarang cerpen ini karena pengarang ingin menunjukkan bahwa sebebarnya imajinasi tidak kenal batas. Imajinasi bisa bangkit bahkan saat orang lain mengabaikan apa yang ada disekitar mereka saat ini. Pengarang juga ingin menunjukkan pesan moral dari cerpen ini seperti kejujuran
C.     Sinopsis
Randy tiba-tiba terbangun di atas tumpukan dedaunan yang berserakan ditanah tempat yang asing baginya. Padahal semalam dia tidur di atas ranjangnya.
 Awalnya Randy tidak bisa mengingat kenapa dia bisa berada di tempat yang asing ini. Kemudian dia menyusuri tempat ini dengan sedikit waspada. di negeri asing itu Randy bertemu dengan Carra boneka kayu perempuan yang baik hati.
Carra menceritakan tentang negeri kayu itu. Carra juga penasaran bagaiman bisa manusia seperti Randy bisa berada di negeri boneka kayu. Dulu kaum mereka hidup bersama,damai dan sejahtera. Hingga saat kehancuran itu tiba. Seseorang berpakaian mewah dari kaum manusia berlaku licik. Dia menebang hutan sembarangan dan menjadikannya keuntungan. Mulai saat itu, banyak orang bermunculan dengan sifat yang sama dengan si licik: serakah. Kaum Carra mulai berkurang jumlahnya. Ayah Carra kebingungan. Hingga suatu hari, ketika krisis itu makin menjadi-jadi, ayah Carra menemukan sebuah tempat yang luas, negeri ini. Lalu ia menggabungkan tubuh-tubuh dari kaum kami yang tersisa menjadi sebuah kerajaan.
            Ternyata ayah Carra mengetahui keberadaan Randy dan mengejar Randy bersama kaum boneka kayu lain. Carra dipaksa pulang oleh ayahnya tapi sebelumnya dia memeberikan sesuatu sebuah kertas kepada Randy. Randy akhirnya bisa kembali ke dunia manusia dia tanpa sengaja menabrak satu pohon kanopi.
* * *
Kau harus pergi, bersembunyi. Mereka tak akan berhenti mencari kalau kau tetap tidak beranjak dari sini. Aku tahu kau tahu kemana kau akan menemukan jalan pulang. Jika suatu saat kau berubah pikiran untuk memutuskan menemuiku, kau tahu dimana akan menemukanku. Kau hanya perlu membuat sebuah kalung dengan bandul berwarna biru turquoise. Jangan lupa ingatkan namamu sendiri, atau aku akan memanggilmu si pelupa! Datanglah saat masing-masing dari kaum kita bisa berdamai, meski kita tahu itu takkan mengubah apapun.
Itu adalah pesan dari Carra untuk Randy
            Tak ada seorang pun yang percaya pada Rendy tentang Negeri Boneka Kayu. Maka Randy memutuskan untuk tinggal di negeri boneka kayu
            Dengan gembira, Randy mengamati kalung hasil pekerjaan tanganku yang kini melingkar di leherku dengan sebuah bandul berwarna biru turquoise menggantung di tengahnya. Kulangkahkan kakiku dengan kegirangan yang meluap-luap.
            Randy melewati pohon besar di taman sekolah dengan penuh keyakinan dan akhirnya Randy bisa sampai di negeri boneka kayu. Randy berubah menjadi boneka kayu dan disana dia bertemu dengan Carra sepasang mata yang mengintipnya lewat dedaunan. Carra dikelilingi teman-temannya yang berarti teman Randy juga.
D.    Analisis unsur instrinsik
1.      Tema   : persahabatan
2.      Latar    : a. negeri boneka kayu dan sekolah (latar tempat)
b.    Sore hari,pagi hari, malam hari   (latar waktu)
c.    Saling perduli                              (latar sosial)
3.      Alur  : maju
4.      Tokoh : Randy/aku    : jujur
                                      Carra            : suka menolong,jujur
5.      Sudut pandang : orang pertama







E.     Analisis unsur instrinsik
1.    Nilai moral: kita diajarkan agar bersikap jujur
2.    Nilai sosial: sesama makhluk hidup harus saling menghargai
3.    Nilai budaya: jangan suka merusak lingkungan
F.      Kekurangan dan kelebihan
1.      Kekurangan cerpen ini terletak pada alur ceritanya. Sebenarnya cukup membingungkan
2.      Kelebihan cerpen ini terletak pada gaya bahasa yiang mudah dipahami dan nilai moral yang bisa diambil cukup banyak
G.    Penutup
Cerpen ini menurut pengarangnya bertujuan agar manusia tetap menjaga lingkungna sekitarnya terutama tumbuhan. Dan pengarang juga ingin agar cerpennya bisa membuat remaja lain menjadi lebih kreatif.
Demikian resensi cerpen yang dapat saya buat apabila ada kekurangan saya mohon maaf dan terimakasih.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar