Resensi
Cerpen tugas Bahasa Indonesia
A. Identitas
Cerpen
1.
Judul : Sepasang Mata Dari Balik Dedaunan
2.
Nama Pengarang : Raisya Rasyana
3.
Penerbit : KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR
4.
Tebal buku/ halaman :190 halaman
5.
Cetakan :
Januari 2012
6.
Cerpen yang diresensi : Sepasang Mata dari Balik Dedaunan
B. Pendahulan
Biodata pengarang
Nama :
Raisya Rasyana
Tempat Tanggal Lahir : Sukabumi,10 Maret 1997
Nama Ayah : lim Abdul Karim
Nama Ibu :
Ros Rosidah
Anak ke :
pertama dari 3 bersaudara
Prestasi yang diraih : Juara 2 tingkat Provinsi Jawa
Barat dalam lomba FLS2N
Juara 3 lomba menulis cerpen Gebyar Smantie
Cup
Alasan pengarang mengarang cerpen ini
karena pengarang ingin menunjukkan bahwa sebebarnya imajinasi tidak kenal batas.
Imajinasi bisa bangkit bahkan saat orang lain mengabaikan apa yang ada
disekitar mereka saat ini. Pengarang juga ingin menunjukkan pesan moral dari
cerpen ini seperti kejujuran
C. Sinopsis
Randy tiba-tiba terbangun di atas
tumpukan dedaunan yang berserakan ditanah tempat yang asing baginya. Padahal
semalam dia tidur di atas ranjangnya.
Awalnya Randy tidak bisa mengingat kenapa dia
bisa berada di tempat yang asing ini. Kemudian dia menyusuri tempat ini dengan
sedikit waspada. di negeri asing itu Randy bertemu dengan Carra boneka kayu
perempuan yang baik hati.
Carra menceritakan tentang negeri kayu
itu. Carra juga penasaran bagaiman bisa manusia seperti Randy bisa berada di
negeri boneka kayu. Dulu kaum mereka hidup bersama,damai dan sejahtera. Hingga saat kehancuran
itu tiba. Seseorang berpakaian mewah dari kaum manusia berlaku licik. Dia
menebang hutan sembarangan dan menjadikannya keuntungan. Mulai saat itu, banyak
orang bermunculan dengan sifat yang sama dengan si licik: serakah. Kaum Carra
mulai berkurang jumlahnya. Ayah Carra kebingungan. Hingga suatu hari, ketika
krisis itu makin menjadi-jadi, ayah Carra menemukan sebuah tempat yang luas,
negeri ini. Lalu ia menggabungkan tubuh-tubuh dari kaum kami yang tersisa
menjadi sebuah kerajaan.
Ternyata ayah Carra mengetahui
keberadaan Randy dan mengejar Randy bersama kaum boneka kayu lain. Carra
dipaksa pulang oleh ayahnya tapi sebelumnya dia memeberikan sesuatu sebuah
kertas kepada Randy. Randy akhirnya bisa kembali ke dunia manusia dia tanpa
sengaja menabrak satu pohon kanopi.
* * *
Kau harus pergi,
bersembunyi. Mereka tak akan berhenti mencari kalau kau tetap tidak beranjak
dari sini. Aku tahu kau tahu kemana kau akan menemukan jalan pulang. Jika suatu
saat kau berubah pikiran untuk memutuskan menemuiku, kau tahu dimana akan
menemukanku. Kau hanya perlu membuat sebuah kalung dengan bandul berwarna biru
turquoise. Jangan lupa ingatkan namamu sendiri, atau aku akan memanggilmu si
pelupa! Datanglah saat masing-masing dari kaum kita bisa berdamai, meski kita
tahu itu takkan mengubah apapun.
Itu adalah pesan dari Carra untuk
Randy
Tak ada seorang pun yang percaya
pada Rendy tentang Negeri Boneka Kayu. Maka Randy memutuskan untuk tinggal di
negeri boneka kayu
Dengan gembira, Randy mengamati
kalung hasil pekerjaan tanganku yang kini melingkar di leherku dengan sebuah
bandul berwarna biru turquoise menggantung di tengahnya. Kulangkahkan kakiku
dengan kegirangan yang meluap-luap.
Randy melewati pohon besar di taman
sekolah dengan penuh keyakinan dan akhirnya Randy bisa sampai di negeri boneka
kayu. Randy berubah menjadi boneka kayu dan disana dia bertemu dengan Carra
sepasang mata yang mengintipnya lewat dedaunan. Carra dikelilingi
teman-temannya yang berarti teman Randy juga.
D.
Analisis
unsur instrinsik
1.
Tema
: persahabatan
2.
Latar
: a. negeri boneka kayu dan sekolah
(latar tempat)
b.
Sore
hari,pagi hari, malam hari (latar
waktu)
c.
Saling
perduli (latar sosial)
3.
Alur : maju
4.
Tokoh
: Randy/aku : jujur
Carra
: suka menolong,jujur
5.
Sudut
pandang : orang pertama
E.
Analisis
unsur instrinsik
1.
Nilai
moral: kita diajarkan agar bersikap jujur
2.
Nilai
sosial: sesama makhluk hidup harus saling menghargai
3.
Nilai
budaya: jangan suka merusak lingkungan
F.
Kekurangan
dan kelebihan
1.
Kekurangan
cerpen ini terletak pada alur ceritanya. Sebenarnya cukup membingungkan
2.
Kelebihan
cerpen ini terletak pada gaya bahasa yiang mudah dipahami dan nilai moral yang
bisa diambil cukup banyak
G.
Penutup
Cerpen ini menurut pengarangnya
bertujuan agar manusia tetap menjaga lingkungna sekitarnya terutama tumbuhan.
Dan pengarang juga ingin agar cerpennya bisa membuat remaja lain menjadi lebih
kreatif.
Demikian resensi cerpen yang
dapat saya buat apabila ada kekurangan saya mohon maaf dan terimakasih.